Bayi dengan Usus Terburai ini Bertahan Berkat Operasi di Usia Beberapa Jam

3 months ago
Posted by news
59 views
Bayi dengan Usus Terburai ini Bertahan Berkat Operasi di Usia Beberapa Jam


Jakarta, Setelah lahir September lalu, Elliotte Sargent harus menghabiskan 63 hari pertamanya di rumah sakit. Bagaimana tidak, ia lahir dengan cacat langka yang disebut gastroschisis.

Proses kelahiran bocah malang ini di New Hanover Regional Medical Center, North Carolina pun memakan waktu hingga 42 jam lamanya.

Elliotte sudah ketahuan akan mengalami kecacatan lahir sejak masih dalam kandungan. "Kami sudah tahu sejak usia kehamilan 19 pekan. Waktu itu kami ingin melihat apa jenis kelaminnya, tak tahunya ada yang berbeda dengan dirinya," kata sang ibu, Mary.

Sejak saat itu, Mary pun mendapatkan pengawasan penuh dari dokter hingga kemudian melahirkan Elliotte di usia kehamilan 38 pekan.

Mary menambahkan, begitu lahir, putri pertamanya itu langsung dibungkus dengan plastik agar organ-organnya yang terburai keluar tidak terpapar udara.




Bayi dengan Usus Terburai ini Bertahan Berkat Operasi di Usia Beberapa JamFoto: GoFundMe




Bahkan sebelum Mary sempat menggendongnya, tim dokter telah melakukan tindakan operasi pada Elliotte. Itu artinya saat itu usia Elliotte baru beberapa jam. Elliotte hanya ditemani sang ayah, William (27).

William pulalah yang mendeskripsikan keadaan putri mereka sejak sebelum masuk ruang operasi hingga jalannya operasi.

Baca juga:

Untungnya setelah operasi selama dua jam, bocah ini perlahan tapi pasti mulai membaik. Awalnya tak semua organ bisa masuk ke dalam perut Elliotte, sehingga sisanya masih ditutupi plastik.

Namun dalam kurun 12 hari, kantung plastik itu perlahan mengempis dan organ yang masih tersisa di luar beringsut masuk ke dalam tubuh Elliotte secara alami. Di hari ke-8, perut Elliotte sudah bisa ditutup dan dijahit.

"Akhirnya saya bisa menggendongnya," kenang Mary seperti dilaporkan .

Gastroschisis merupakan sebuah kondisi di mana perut, usus, tuba falopi dan ovarium seseorang berada di luar tubuhnya karena tak terbentuk sempurna saat masih dalam kandungan. Sayangnya, tak ada yang tahu apa penyebab Elliotte hingga terlahir seperti ini.

Selepas perut Elliotte dijahit, ia tak lantas bisa makan seperti bayi seusianya. Sang ibu juga hanya bisa memerah ASI untuk Elliotte kemudian disusukan lewat selang lalu lama-kelamaan lewat botol. Itu pun harus dilakukan oleh Mary dengan penuh ketelatenan.

Barulah di hari ke-19, Elliott bisa makan. Tetapi ia belum diperbolehkan pulang sampai dokter memastikan asupan ASI untuk Elliotte dalam jumlah banyak dan buang air setiap hari.

Rupanya hal ini tak berlangsung lama, karena Elliotte akhirnya bisa memenuhi ekspektasi tim dokter. Bocah yang hanya berbobot 2,7 kg saat lahir itu telah mengalami kenaikan berat hingga sebesar 3,6 kg yang membuatnya mengantongi izin pulang.

"Ia sungguh keajaiban bagi saya," tutur Mary tentang putrinya yang kini menginjak usia 4 bulan itu.

Baca juga:

(lll/up)

Source :
health.detik.com