Bungkus Polos Sebabkan 300.000 Perokok Berhenti Tiap Tahunnya

3 months ago
Posted by news
52 views
Bungkus Polos Sebabkan 300.000 Perokok Berhenti Tiap Tahunnya


Jakarta, Penerapan bungkus rokok polos diklaim mampu menurunkan jumlah perokok. Tak main-main, studi dari Inggris menyebut ada kurang lebih 300.000 perokok yang berhenti tiap tahun sejak bungkus rokok polos diterapkan.

"Kami belum tahu bagaimana dampak penerapan bungkus rokok polos di Inggris. Namun berdasarkan hasil analisis terhadap kebijakan serupa di Australia, kurang lebih akan ada 300.000 perokok yang berhenti setelah kebijakan bungkus rokok polos diterapkan," tutur Jamie Hartmann-Boyce, peneliti dari Cochrane Tobacco Addiction Group, Oxford, dikutip dari .

Inggris akan menerapkan bungkus rokok polos pada tahun 2017. Bungkus rokok polos membuat semua rokok dijual dalam bungkus berwarna sama, tidak memiliki logo, dan dipenuhi oleh peringatan bergambar dampak rokok.


Merek rokok pun hanya ditulis dalam ukuran kecil di bagian depan. Selain itu, warna mereka dan font tulisan pun dipastikan sama untuk semua jenis rokok yang dijual di pasaran.

Penelitian dilakukan dengan menganalisis 51 studi sebelumnya soal dampak penerapan bungkus rokok polos dari berbagai dunia. Dari hasil analisis, didapatkan perokok cenderung malas membeli rokok karena kemasannya sudah tidak menarik.

"Bentuk kemasan sangat memengaruhi perilaku dan sugesti soal merokok. Dengan memberlakukan bentuk kemasan standar untuk semua merek, maka keinginan untuk merokok akan berkurang," tambah Hartmann-Boyce.

Studi sebelumnya memang membuktikan adanya penurunan minat merokok setelah bungkus rokok polos diterapkan. Sally Dunlop dari Cancer Institute in New South Wales menyebut setelah 4 tahun dijalankan di Australia, minat merokok, terutama pada kalangan dewasa muda, memang menurun.

Hal ini dibuktikan oleh survei yang ia lakukan kepada hampir 9.000 perokok Australia dengan rentang usia 12 hingga 24 tahun. Sekitar 15-20 persen non perokok, mantan perokok hingga perokok coba-coba mengaku kehilangan minat untuk merokok karena bungkusnya yang polos.

"Penerapan bungkus rokok polos merupakan perlawan terhadap industri rokok yang selalu mengasosiasikan produk berbahaya mereka dengan gambar yang aktraktif dan menarik," urai Dunlop, dalam penelitiannya yang dipublikasikan di jurnal Tobacco Control ini.

(mrs/vit)

Source :
health.detik.com