Hadapi Putrinya yang Tantrum, Aktris Ini Justru Berpose

1 month ago
Posted by news
41 views
Hadapi Putrinya yang Tantrum, Aktris Ini Justru Berpose


Jakarta, Saat anak tantrum, bukan tak mungkin orang tua akan dibuat kesal olehnya. Untuk mengatasi anak tantrum, ada orang tua yang langsung mendiamkan sang anak dengan memenuhi keinginannya, atau justru malah mencueki anaknya.

Mencueki anak yang tantrum salah satunya dilakukan oleh ibu dua anak, Drew Barrymore. Aktris 41 tahun ini menceritakan pengalamannya ketika si anak, Olive (4) tantrum saat mereka sedang berlibur ke Disneyland.

"Itu semua berakhir di beberapa situasi yang kacau. Kadang kala, di waktu-waktu yang menarik, Anda tidak akan bisa memprediksi apa yang bakal terjadi," kata Drew saat menjadi bintang tamu di acara 'Late Night with Seth Mayer' beberapa waktu lalu.

Ia menceritakan, tantrum yang dialami Olive bermula saat Olive ingin menangkap burung di Disney World dan Drew tak membolehkannya. Alih-alih panik atau berusaha sesegera mungkin menenangkan Olive, Drew justru menanggapi tantrum si anak dengan cara unik.

Ya, dia justru berdiri di dekat si anak. Membiarkan si anak tantrum dan justru berpose untuk foto. Menurut Drew, sebagai orang tua memang ia perlu berbagai pendekatan ketika menghadapi anak yang tantrum.



"Kadang saya harus menggunakan pendekatan yang lembut dan penuh cinta, tapi kadang saya harus memakai pendekatan yang serius," ujar pemain serial komedi 'Santa Clarita Diet' ini.

Nah, pada peristiwa di Disneyland beberapa waktu lalu, mencueki sang anak dan justru berpose jadi cara ampuh Drew mendiamkan si anak yang tantrum.

Untuk menghadapi anak yang tantrum di depan umum, psikolog anak dan keluarga dari Tiga Generasi, Anna Surti Ariani, MPsi., Psikolog menyarankan baiknya orang tua 'mengungsikan' anak yang sedang tantrum. Caranya dengan menggendong si anak ke tempat yang lebih tenang.

Jika anak melawan secara luar biasa untuk digendong, perempuan yang akrab disapa Nina ini menyarankan orang tua untuk 'meninggalkannya'. Bukan meninggalkan karena tidak peduli, tapi meninggalkan anak ke tempat lain yang tidak terlalu jauh. Ini menunjukkan bahwa orang tua memang tidak akan memenuhi keinginan anak, meskipun anak sudah mengeluarkan senjata berupa menangis kencang hingga berguling-guling.

"Misalnya anaknya nangis di toko mainan atau di area cokelat di swalayan, anaknya tahu orang tua nggak bakal beliin lalu mereka tetap nangis, jangan nyerah. Kita tinggalin aja anaknya, misalnya ke toko sebelah atau ke bagian lainnya tapi masih dalam jangkauan. Nanti juga anaknya bakal ngikutin orang tuanya ke mana," tutur Nina.



(rdn/up)

Source :
health.detik.com