Medsos Selama Pilgub Malah Bikin Stres? Begini Mengatasinya

1 month ago
Posted by news
16 views
Medsos Selama Pilgub Malah Bikin Stres? Begini Mengatasinya


Jakarta, Selama Pilgub DKI, sejak masa kampanye hingga pencoblosan dan seusainya, banyak hal di media sosial yang bikin stres. Apalagi jika paslon jagoannya kalah. Bagaimana mengatasinya?

Ya, ada yang saling serang ataupun saling sindir di media sosial terkait pasangan-pasangan calon gubernur yang berkontestasi. Bagi si pendukung hal itu bisa jadi bikin stres. Atau ketika terjadi debat di media sosial dengan teman sendiri yang malah jadi bikin saling tidak enak, tentunya bikin stres juga.

Dalam sebuah survei yang pernah dilakukan di AS terkait pilpres 2016 terungkap hampir 4 dari 10 pemilih (38 persen) mengaku diskusi dan kampanye politik di media sosial telah memicu stres pada mereka.

Mengapa demikian? Psikolog klinis Scott Bea, PsyD menjelaskan, interaksi antarkandidat dapat berdampak langsung terhadap psikis pemilihnya karena mereka memiliki satu pemikiran yang sama. Misalnya saat satu kandidat menyerang kandidat lain.

"Individu yang menyerang lawannya seolah-olah menyampaikan pesan dari konstituennya, begitu juga individu yang diserang, pemilihnya juga akan merasakan serangan tersebut," jelasnya seperti dilaporkan Cleveland Clinic.

Padahal ketika seseorang diserang, baik secara verbal maupun fisik, otaknya akan berada dalam 'mode bertahan'. Namun kemudian ini juga akan memberikan petunjuk kepada lawan kita bahwa kita merasa insecure. Di sisi lain, mereka merasa menemukan titik lemah kita.

"Lain halnya jika kita bisa merespons-nya tak terlalu defensif. Untuk itu jangan terlalu membela diri tetapi ini lebih baik bagi kesehatan mental Anda," kata Dr Bea.

Baca juga:

Lantas cara apa lagi yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak stres akibat pemilu kepala daerah? Berikut tips dari American Psychological Association (APA):

- Batasi penggunaan media sosial
Cukup dibaca saja untuk memastikan Anda terus terinformasi. Ambil jeda dan lakukan hal-hal lain seperti jalan-jalan atau menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman-teman sembari melakukan kegiatan yang Anda sukai.

- Hindari diskusi politik jika memang itu bisa memicu konflik
Boleh berdiskusi tetapi tak perlu terlalu mendalam dan serius.

- Sadari jika stres dan cemas akan apa yang akan terjadi tidaklah baik
Anda memiliki kepedulian pada isu tertentu tetapi tunjukkan dengan cara yang positif, semisal menjadi sukarelawan dalam kegiatan sosial di masyarakat. Dengan begitu Anda tak punya waktu untuk stres dan cemas akan sesuatu yang mungkin akan atau belum tentu terjadi.

- Ingatlah, apapun yang terjadi dalam pemilihan, hidup Anda harus terus berjalan

Baca juga: (lll/vit)

Source :
health.detik.com