Menari Jelang Melahirkan, Video Ibu Ini Jadi Viral

1 month ago
Posted by news
54 views
Menari Jelang Melahirkan, Video Ibu Ini Jadi Viral


Jakarta, Ibu bernama Amber Bush ini tengah menunggu proses melahirkan. Nah, sembari menunggu si bayi lahir, ia membuat dirinya lebih rileks dengan menari. Tak disangka, video Amber menari jelang persalinannya ini pun jadi viral.

Saat itu, Amber menari bersama kakak iparnya yang mengenakan jas putih. Momen ketika Amber asyik menari dengan perutnya yang buncit direkam oleh bidan bernama Jessica Weisbord dan video itu diunggah ke halaman Facebook Birthing in Love, LLC.

"Saya juga menari dua lagu lain yang dibawakan Pitbull, Nicki Minaj, dan Daddy Yankee. Menari adalah bagian dari rencana kelahiran ini," kata Amber kepada Huffington Post.

Saat bidan Jessica mengatakan hendak membagikan video itu di Facebook, Amber tidak keberatan. Sebab, dia ingin memberi tahu para ibu sisi lain persalinan yang juga bisa terjadi. Dalam unggahan di Facebook Birthing in Love, LLC dituliskan bahwa Amber sudah merasakan kontraksi dan mengalami pembukaan 6.

"Dia menggunakan pad karena air ketubannya sudah pecah. Monitor yang ada di perutnya adalah monitor bayi wireless yang anti-air dan bisa memonitor kontraksi serta detak jantung," demikian tertulis dalam keterangan foto.

Sejak diunggah pada 24 Februari lalu, video ini sudah dilihat lebih dari 10 juta kali. Lebih dari 61 ribu netizen pun membagikan video ini. Sekitar 19 ribuan komentar juga disampaikan netizen. Seperti Kelly Collins yang mengaku suka dengan apa yang dilakukan Amber. Tapi, dia tak bisa membayangkan bagaimana bisa Amber melakukan itu.



"Pasti dia adalah wanita yang kuat," ujar Kelly. Kebanyakan netizen kagum dengan apa yang dilakukan Amber. Beberapa orang pun berharap dia atau temannya juga bisa melakukan apa yang dilakukan Amber.

Jelang bersalin, nyeri pastinya dirasakan Amber. Secara umum, nyeri yang dialami ibu ada yang amat terasa atau tidak dan itu dipengaruhi empat sebab utama, demikian disampaikan dr Sita Ayu Arumi, SpOG dari RSU Bunda Menteng Jakarta.

"Pertama, faktor fisiologis di mana kondisi fisik si calon ibu menurun akibat kelelahan atau malnutrisi selama hamil. Ibu yang mengalami kelelahan dalam persalinan tidak cukup toleran dalam menghadapi rasa nyeri, sehingga intensitas nyerinya semakin tinggi," kata dr Sita.

Kedua, faktor usia. Wanita yang baru melahirkan pertama kali dengan usia tua juga merasakan intensitas nyeri yang lebih tinggi ketimbang wanita yang melahirkan pertama kali di usia yang lebih muda. Ketiga, ukuran janin.

"Semakin besar janinnya, maka diperlukan peregangan jalan lahir yang semakin lebar, sehingga nyeri yang dirasakan semakin kuat. Terakhir, faktor produksi hormon ibu. Ini tergantung pada efek opioid endogen atau endorphin, neurotransmitter yang menghambat pengiriman rangsang nyeri sehingga dapat menurunkan sensasi nyeri. Padahal, kadar endorphin berbeda antara satu orang dengan lainnya," pungkas dr Sita.





(rdn/vit)

Source :
health.detik.com