Orang-orang dengan Skizofrenia Rata-rata Orang Pintar?

2 months ago
Posted by news
20 views
Orang-orang dengan Skizofrenia Rata-rata Orang Pintar?


Jakarta, Sungguh disayangkan, Sabar Nababan yang tercatat merupakan dosen di sebuah perguruan tinggi di Mataram, NTB tiba-tiba mengaku Tuhan. Belakangan ini diketahui karena Sabar mengidap skizofrenia.

Tak hanya Sabar, ada sederet pasien skizofrenia yang juga memiliki latar belakang pendidikan tinggi, bahkan seorang jenius. Di tahun 2014, ada seorang dosen lulusan ITB (Institut Teknologi Bandung) yang mengaku pernah mendapat 'wahyu' bakal menjadi presiden karena skizofrenia.

Bahkan ahli matematika yang kisah hidupnya difilmkan dalam 'A Beautiful Mind', John Nash juga diketahui mengidap skizofrenia. Padahal orang-orang di sekitar John mengenalnya sebagai sosok jenius.

Lantas mengapa sebagian pasien skizofrenia rata-rata berpendidikan tinggi atau memiliki IQ di atas rata-rata? dr Andri, SpKJ, FAPM dari RS Omni Alam Sutra mengatakan ini hanya kebetulan saja.

"Skizofrenia itu tidak berkaitan dengan kognitif seseorang, bukan juga karena IQ-nya yang tinggi lantas dia lebih rentan kena skizofrenia," jelasnya kepada detikHealth saat dihubungi, Selasa (22/3/2017).

Hal ini karena kadar dopamin meningkat di salah satu jalur pada otak yang disebut jalur mesolimbik. Bila dopamin di jalur ini meningkat, maka yang terjadi adalah munculnya halusinasi atau delusi seperti yang dialami pasien skizofrenia.

"Tetapi bukan berarti kita nggak butuh dopamin, salah satunya untuk daya pikir dan kesenangan. Bedanya ini jalurnya lain," imbuhnya.



Meski demikian, dr Andri menilai ketika kadar dopamin meningkat dalam otak, tidak menutup kemungkinan 'nyerempet-nyerempet' jalur lain lalu menginduksi atau berpengaruh terhadap jalur tersebut, salah satunya jalur dopamin untuk kemampuan kognitif.

"Sama kayak orang pakai ekstasi kan ada yang bilang nggak apa-apa. Ketika make, dopamin mereka naik lalu memicu halusinasi tapi bagi sebagian orang halusinasi ini bisa menetap, utamanya yang punya bakat genetik skizofrenia tadi," paparnya.

Itulah sebabnya konsumsi narkoba tidak dianjurkan karena bila dikonsumsi oleh orang yang memiliki bakat skizofrenia, maka gejala penyakitnya bisa mengemuka, di samping efek narkotika sendiri yang membahayakan bagi otak.

Teori lain dikemukakan lewat sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Investigation di tahun 2007. Teori ini mengungkap adanya gen yang disebut DARPP-32. Gen ini diklaim menjadi penghubung antara kecerdasan dengan salah satu bentuk gangguan jiwa, yang tak lain adalah skizofrenia.

Menurut peneliti, gen yang ditemukan pada orang-orang jenius ini dibentuk dan dikendalikan oleh rangkaian saraf yang juga berperan dalam proses terjadinya skizofrenia.

(lll/up)

Source :
health.detik.com