Pada Lansia, Respons Imun Saat Kena Flu Bisa Berefek Buruk pada Paru-paru

9 months ago
Posted by news
48 views
Pada Lansia, Respons Imun Saat Kena Flu Bisa Berefek Buruk pada Paru-paru


Jakarta, Flu yang menyerang memang bisa diatasi dengan banyak istirahat, mengonsumsi makanan hangat atau pedas, serta meningkatkan imunitas tubuh. Tetapi, sepertinya hal itu tidak berlaku bagi para orang lanjut usia atau lansia.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Yale University menemukan, pada lansia, peradangan yang disebabkan sel-sel darah putih yang melawan virus flu lah yang menjadi penyebab utama kerusakan jaringan paru-paru, bukan virus flu itu sendiri. Studi yang diterbitkan di Journal Science ini mengungkapkan bahwa ada banyak cara untuk melindungi para lansia dari virus flu musiman.

"Sebuah obat yang mengurangi peradangan bisa memperpanjang kelangsungan hidup pada lansia dengan flu," ujar Profesor Akiko Iwasaki dari Howard Hughes Medical Institute.

Dalam studi ini, para peneliti melihat respons flu pada orang dewasa yang lebih tua setelah melakukan rekayasa genetika pada tikus. Mereka menemukan virus flu tidak bisa langsung membunuh tikus. Tetapi, virus flu harus mendapatkan respons dari tubuh tikus untuk memunculkan kondisi yang fatal.



Respons yang dimaksud adalah respons dari sel darah putih atau neutrofil yang bertanggung jawab untuk melawan infeksi dengan efek samping peradangan. Sayangnya, peradangan ini juga merusak jaringan di paru-paru. Diungkapkan Iwasaki, hasil ini dapat memberikan keterangan untuk merawat lansia dengan penyakit flu.

"Kita harus mengurangi sel-sel kekebalan yang menghancurkan paru-paru. Pengurangannya dikenal sebagai caspases inflammasome," ujar Iwasaki yang juga penulis senior studi ini, dikutip dari , Minggu (24/4/2016).

Sementara itu, diketahui ada sekitar 43.900 kematian akibat flu di Inggris dan Wales pada musim dingin antara tahun 2014 sampai 2015. Jumlah itu meningkat 151 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Peningkatan itu disebabkan tidak efektifnya vaksin flu tahun itu. Sedangkan, di seluruh dunia, 90 persen dari kematian akibat flu terjadi pada mereka yang berusia 65 tahun lebih.




(rdn/vit)

Source :
health.detik.com