Penjelasan Ilmiah di Balik Nikmatnya Merokok Sambil Minum Kopi

2 months ago
Posted by news
35 views
Penjelasan Ilmiah di Balik Nikmatnya Merokok Sambil Minum Kopi


Jakarta, Tak ada yang lebih nikmat dari merokok sembari menyeduh kopi. Mayoritas perokok tentu sepakat dengan pernyataan ini, namun pernahkah Anda penasaran dengan alasan ilmiah di balik kebiasaan itu?

Peneliti dari University of Bristol menemukan jawaban akan pertanyaan ini setelah mengamati kebiasaan merokok dan minum kopi dari 250.000 partisipan yang tersebar di Inggris, Norwegia, dan Denmark.

Dari rekam medis mereka, peneliti kemudian memilah-milah partisipan dan hanya mengambil yang tercatat mewarisi variasi genetik tertentu, khususnya variasi gen yang terbukti dapat memicu dan meningkatkan kebiasaan merokok.

Nyatanya, mereka yang memiliki varian ini dilaporkan mengonsumsi lebih banyak kopi. Akan tetapi ini hanya terjadi jika mereka merokok.

Bedanya, partisipan dari Inggris lebih banyak minum teh, sedangkan ini tidak berlaku untuk partisipan Denmark maupun Norwegia. Namun menurut peneliti, ini hanya soal kultur. "Orang Denmark dan Norwegia tidak minum teh sebanyak orang Inggris," kata peneliti Prof Marcus Munafo seperti dilaporkan New Scientist.

Dalam studi yang sama, peneliti juga menemukan bahwa pemilik varian gen tersebut cenderung menghisap lebih banyak rokok dalam sehari ketimbang yang bukan. Dan hal ini berpengaruh pada banyaknya kopi yang diminumnya.

"Ambil contoh Anda menghisap 10 rokok lebih banyak per hari dibanding orang lain, maka Anda akan meminum 1,5 cangkir kopi lebih banyak dalam sehari," ungkap Munafo.

Lantas mengapa bisa demikian? Awalnya peneliti menduga jika keterkaitan antara merokok dan ngopi ini hanya muncul karena kebiasaan untuk mengonsumsinya secara bersamaan.

Namun peneliti kemudian sampai pada dugaan bahwa varian gen tersebut berpengaruh terhadap metabolisme kafein dalam tubuh. "Bisa jadi itu karena perokok dapat mencerna kafein lebih cepat lalu mengonsumsi lebih banyak kafein untuk mendapatkan efek 'nendang' yang sama seperti yang dirasakan bukan perokok ketika minum kopi," papar Munafo.

Hanya saja Munafo khawatir jika kebiasaan minum kopi ini akan semakin menyulitkan si perokok untuk berhenti. Sebab jika perokok berhenti dari kebiasaannya tetapi tetap minum banyak kopi, maka mereka akan merasakan efek samping yang tidak mengenakkan seperti cemas.

"Efek samping ini bisa saja diartikan sebagai gejala penolakan yang biasanya muncul saat perokok mencoba berhenti," tutupnya. (lll/vit)

Source :
health.detik.com